Sejak hari ini, saya akan tuliskan ucapan terimakasih saya pada orang2 yang memberikan efek posiif bagi saya. Mereka begitu penting bagi hidup saya, sehingga saya ingin mengucapkan rasa syukur ini walau hanya dengan meluangkan waktu dan sedikit tenaga untuk menekan tombol2 keyboard.
1. Terimakasih Mamaku,
Karena telah rela mengandungku 9 bulan, padahal lelahmu tak terkira sembari mengasuh 3 kakakku dan melayani ayah yang sibuk bekerja.
Karena telah mendidikku menjadi anak yang selalu mau belajar, haus akan pengetahuan namun fleksibel menjalani hidup dan adaptif pada situasi baru. Engkau pun mengajariku kemajemukan dan ketahanan mental menghadapinya. Engkau tak henti mengurai tawa padaku, walau hatimu berurai air mata.
Karena telah begitu tegar dan berani menjalani hidup setelah papa kembali disisiNya. Engkau ajarkan kami kekuatan untuk bangkit dari keterpurukan. Engkau ajarkan kami prihatin namun percaya diri dalam segala keterbatasan. Kehidupan masa kecil penuh perjuangan mengajarkan kami untuk tetap rendah hati, karena mengerti perihnya berjuang di kala diri dilimpahi kesulitan.
Karena tetap ceria meski usia menggerogoti fisik dan psikologismu. Engkau senantiasa penuh antusias mengasuh cucumu. Engkau senantiasa sabar mendengarkan curahan hati anakmu. Engkau senantiasa selalu ada saat anakmu membutuhkan, walau kami menghubungimu sekali-sekali saja.
Sungguh tak cukup blog ini menampung rasa terimakasihku padamu, Mama.
Sungguh tak cukup dunia ini menampung rasa kasih sayangmu pada kami, Mama.
Semoga Allah melimpahimu kesehatan, ketentraman batin, kekuatan iman, sepanjang hayat, selamat dunia akhirat. AMIN
This University consists of several Departments: Travelling (and Travel Parenting), Bio Energy, Cooking, Philosophy, Japan, Photography, Art, Islam and Entrepreneurship.
Minggu, 20 Maret 2011
Outbond
Dapet amanah ngurusin bagian dari Raker, yi Outbond Training.
Ikut outbond sih sudah beberapa kali, tapi ini justru pertama kalinya diadakan di Unit tempat saya kerja.
Rencananya kami akan outbond di suatu outbond location di Bogor. Disana lengkap dengan fasilitas dan trainernya. Tapi, saya agak dibuat bingung dengan fokus apa yang akan dituju dalam outbond kami ini. Mengingat, unit kami diisi berbagai karakter, pengetahuan, dan usia pegawainya. Jadi, untuk merumuskan apa-apa saja yang ingin dicapai dari outbond nanti, saya coba baca2 info ttg outbond.
Yah, itung2 bikin catatan sebelum besok meeting dengan trainernya, dan lapor ke bos. hehe. Blog-ku bisa menjadi apa saja fungsinya bagiku. catatan meetingku pun jadi ! hehe
Ngutip dari : http://kamissore.blogspot.com/2009/07/materi-yang-ada-dalam-outbound.html
OUTBOND TRAINING
Maksud dan Tujuan
Mengasah sifat-sifat baik dari masing-masing pribadi sehingga lebih mengenal diri sendiri yang dengan demikian dapat lebih peka terhadap lingkungan sekitar dia berada.
* Dengan berada di alam bebas, diharapkan peserta management outbound dapat melupakan sejenak ketegangan yang disebabkan oleh rutinitas kesehariaannya sehingga peserta permainan outbound dapat lebih segar ketika kembali dalam aktivitasnya.
* Meningkatkan rasa kebersamaan dalam lingkup team outbound training maupun masyarakat.
* Menggali potensi individu agar dapat mengembangkan kemampuan pribadinya melalui tantangan-tantangan mental dan fisik saat outbound, sehingga selalu lebih siap untuk menghadapi apapun tantangan yang akan dihadapi.
MATERI PELATIHAN (Outbond Management Training)
1. Ice Breaking
Memecahkan suasana yang kaku, dalam session ini para peserta management outbound diharapkan lebih mengenal antara peserta permainan outbound satu dengan yang lainnya.
2. Communication
Peserta outbound training akan dikondisikan dalam situasi permainan-permainan yang menarik, tidak membosankan. Berkomunikasi, membangkitkan rasa percaya terhadap rekan dalam kelompoknya.
3. Team Building
Peserta outbound diarahkan menjadi “Team Player’ yang handal. Saling mendukung, kerjasama, pentingnya komunikasi dan membangun suatu tim yang kompak adalah tujuan dari pelatihan ini.
4. Problem Solving
Peserta mampu mengenali masalah yang ada serta prioritas penyelesaiannya, serta mampu memilih informasi yang relevan dan membuat analisis serta keputusan untuk menemukan sebab timbulnya persoalan secara lebih terarah.
5. Competition Games
Menjadi pemenang diantara pesain-pesaing (kelompok lain), dengan mengatur strategi dan mengoptimalkan segala kemampuan baik individu maupun kemampuan kelompok
PESERTA PELATIHAN
Program ini dirancang khusus untuk sekelompok orang yang tergabung dalam sebuah instansi ( perkantoran, sekolah, organisasi, lembaga sosial maupun masyarakat secara umum).
Ikut outbond sih sudah beberapa kali, tapi ini justru pertama kalinya diadakan di Unit tempat saya kerja.
Rencananya kami akan outbond di suatu outbond location di Bogor. Disana lengkap dengan fasilitas dan trainernya. Tapi, saya agak dibuat bingung dengan fokus apa yang akan dituju dalam outbond kami ini. Mengingat, unit kami diisi berbagai karakter, pengetahuan, dan usia pegawainya. Jadi, untuk merumuskan apa-apa saja yang ingin dicapai dari outbond nanti, saya coba baca2 info ttg outbond.
Yah, itung2 bikin catatan sebelum besok meeting dengan trainernya, dan lapor ke bos. hehe. Blog-ku bisa menjadi apa saja fungsinya bagiku. catatan meetingku pun jadi ! hehe
Ngutip dari : http://kamissore.blogspot.com/2009/07/materi-yang-ada-dalam-outbound.html
OUTBOND TRAINING
Maksud dan Tujuan
Mengasah sifat-sifat baik dari masing-masing pribadi sehingga lebih mengenal diri sendiri yang dengan demikian dapat lebih peka terhadap lingkungan sekitar dia berada.
* Dengan berada di alam bebas, diharapkan peserta management outbound dapat melupakan sejenak ketegangan yang disebabkan oleh rutinitas kesehariaannya sehingga peserta permainan outbound dapat lebih segar ketika kembali dalam aktivitasnya.
* Meningkatkan rasa kebersamaan dalam lingkup team outbound training maupun masyarakat.
* Menggali potensi individu agar dapat mengembangkan kemampuan pribadinya melalui tantangan-tantangan mental dan fisik saat outbound, sehingga selalu lebih siap untuk menghadapi apapun tantangan yang akan dihadapi.
MATERI PELATIHAN (Outbond Management Training)
1. Ice Breaking
Memecahkan suasana yang kaku, dalam session ini para peserta management outbound diharapkan lebih mengenal antara peserta permainan outbound satu dengan yang lainnya.
2. Communication
Peserta outbound training akan dikondisikan dalam situasi permainan-permainan yang menarik, tidak membosankan. Berkomunikasi, membangkitkan rasa percaya terhadap rekan dalam kelompoknya.
3. Team Building
Peserta outbound diarahkan menjadi “Team Player’ yang handal. Saling mendukung, kerjasama, pentingnya komunikasi dan membangun suatu tim yang kompak adalah tujuan dari pelatihan ini.
4. Problem Solving
Peserta mampu mengenali masalah yang ada serta prioritas penyelesaiannya, serta mampu memilih informasi yang relevan dan membuat analisis serta keputusan untuk menemukan sebab timbulnya persoalan secara lebih terarah.
5. Competition Games
Menjadi pemenang diantara pesain-pesaing (kelompok lain), dengan mengatur strategi dan mengoptimalkan segala kemampuan baik individu maupun kemampuan kelompok
PESERTA PELATIHAN
Program ini dirancang khusus untuk sekelompok orang yang tergabung dalam sebuah instansi ( perkantoran, sekolah, organisasi, lembaga sosial maupun masyarakat secara umum).
Senin, 07 Maret 2011
About #You
Hi You,
Thank You for your existence in my life
Those years sad ended, but then now continue better.
I am sorry for all my mistakes.
I am sorry for not fighting and struggling to keep us together.
But God's help us. Yes I think God send You to me (again).
Because having You in my life again,
help me to be stronger, to be wiser, to be calm
in facing this hard life.
I am sorry for entering your life again, but
I am not trying to ruin your life, for the second time.
I just realize, that I still need You (may be forever).
Even you are not need me as much as I need You.
I believe this gonna run well.
I still believe that I am strong enough to keep this in the line.
May be I am a betrayal, but is it bad if having You again makes me
be a better person?
Thank You, Thanks God, I Found You (again).
Thank You for your existence in my life
Those years sad ended, but then now continue better.
I am sorry for all my mistakes.
I am sorry for not fighting and struggling to keep us together.
But God's help us. Yes I think God send You to me (again).
Because having You in my life again,
help me to be stronger, to be wiser, to be calm
in facing this hard life.
I am sorry for entering your life again, but
I am not trying to ruin your life, for the second time.
I just realize, that I still need You (may be forever).
Even you are not need me as much as I need You.
I believe this gonna run well.
I still believe that I am strong enough to keep this in the line.
May be I am a betrayal, but is it bad if having You again makes me
be a better person?
Thank You, Thanks God, I Found You (again).
Hunting the Professor
Saya menulis ini, coba2 meniru orang2 lain yang juga pernah menuliskan kisah perjuangannya untuk studi lanjut terutama di luar negri.
Saya sok aja nih, nulis2 apa progress yang sudah saya lakukan untuk mencapai itu.
Walaupun, sadar betul, prosentase gagal itu besar untuk saya. Bukan hanya prosentase gagal tidak diterima, tapi juga prosentase gagal melanjutkan perjuangan.
Yah, whatever. Adanya blog membuat orang menulis suka2 dia kan?
Selama tulisan saya tidak berunsur kriminal, atau SARA, saya coba saja tuliskan.
Jika suatu hari Anda sudah tahu hasil perjuangan saya, silakan berkomentar suka2 Anda.
Sedikit demi sedikit saya mempelajari, bahwa studi lanjut di LN itu porsi terbesar keberhasilannya adalah diterimanya kita untuk menjadi mahasiswa oleh seorang Prof di sana. Yah entah analisa ini benar atau salah. Selain itu, porsi besar lainnya adalah bahasa asing. Kalau di hasil tes sudah berhasil, saya harus buktikan hasil tes itu benar adanya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dua hal itu PR besar bagi saya. Yang pertama yang sedang saya lakukan.
Itupun, di selang2 waktu kerja, dan ngurus rumah tangga. Sungguh bukan hal yang mudah. Saya seharusnya katanya punya akses yang mudah untuk itu, tapi nyatanya, tidak juga. Harus ada prosedur yang saya lakukan, walaupun ada kemudahan itu, dan itu membuatnya jadi tidak mudah. Selain itu saya berusaha secara barbar, ngontak profesor walau tak pernah kenal sebelumnya.
Fokus saya saat ini masih 2 negara, yi J dan J. J yang pertama yg paling prioritas. Alasannya? yah next time saya jelaskan, kalau saya sudah siap dan berani. Si J yang satu ini, saya punya beberapa channel. Tapi mengumpulkan kepedean untuk menghubungi saja, saya butuh waktu. Menulis emailnya, butuh satu minggu sampai saya yakin itu pantas dikirim. Hahahaha.. payah ya? Jangan ditiru.
Sekarang saya sedang coba cara barbar. Mudah2an ada hasil, padahal waktu mepet sekali, April nanti sudah ada lowongan beasiswa dibuka, dan saya seharusnya sudah berhasil melamar seorang Prof di J1 sana.
Yah doakan ya, sengaja saya tulis disini supaya saya termotivasi terus untuk hunting, sehingga progressnya bisa saya lapor disini. Memutuskan untuk menunjukkan kepada publik bahwa saya sedang memperjuangkan ini saja, bukan hal mudah bagi saya.
Hmm.. kebanyakan "hal yang tidak mudah" ya, di hidup saya?
Semoga Tuhan tidak berhenti memberi saya amunisi yang cukup untuk saya berperang di medan kehidupan ini. Perang melawan keburukan, dan keengganan untuk berlaku baik. Amin
Saya sok aja nih, nulis2 apa progress yang sudah saya lakukan untuk mencapai itu.
Walaupun, sadar betul, prosentase gagal itu besar untuk saya. Bukan hanya prosentase gagal tidak diterima, tapi juga prosentase gagal melanjutkan perjuangan.
Yah, whatever. Adanya blog membuat orang menulis suka2 dia kan?
Selama tulisan saya tidak berunsur kriminal, atau SARA, saya coba saja tuliskan.
Jika suatu hari Anda sudah tahu hasil perjuangan saya, silakan berkomentar suka2 Anda.
Sedikit demi sedikit saya mempelajari, bahwa studi lanjut di LN itu porsi terbesar keberhasilannya adalah diterimanya kita untuk menjadi mahasiswa oleh seorang Prof di sana. Yah entah analisa ini benar atau salah. Selain itu, porsi besar lainnya adalah bahasa asing. Kalau di hasil tes sudah berhasil, saya harus buktikan hasil tes itu benar adanya dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dua hal itu PR besar bagi saya. Yang pertama yang sedang saya lakukan.
Itupun, di selang2 waktu kerja, dan ngurus rumah tangga. Sungguh bukan hal yang mudah. Saya seharusnya katanya punya akses yang mudah untuk itu, tapi nyatanya, tidak juga. Harus ada prosedur yang saya lakukan, walaupun ada kemudahan itu, dan itu membuatnya jadi tidak mudah. Selain itu saya berusaha secara barbar, ngontak profesor walau tak pernah kenal sebelumnya.
Fokus saya saat ini masih 2 negara, yi J dan J. J yang pertama yg paling prioritas. Alasannya? yah next time saya jelaskan, kalau saya sudah siap dan berani. Si J yang satu ini, saya punya beberapa channel. Tapi mengumpulkan kepedean untuk menghubungi saja, saya butuh waktu. Menulis emailnya, butuh satu minggu sampai saya yakin itu pantas dikirim. Hahahaha.. payah ya? Jangan ditiru.
Sekarang saya sedang coba cara barbar. Mudah2an ada hasil, padahal waktu mepet sekali, April nanti sudah ada lowongan beasiswa dibuka, dan saya seharusnya sudah berhasil melamar seorang Prof di J1 sana.
Yah doakan ya, sengaja saya tulis disini supaya saya termotivasi terus untuk hunting, sehingga progressnya bisa saya lapor disini. Memutuskan untuk menunjukkan kepada publik bahwa saya sedang memperjuangkan ini saja, bukan hal mudah bagi saya.
Hmm.. kebanyakan "hal yang tidak mudah" ya, di hidup saya?
Semoga Tuhan tidak berhenti memberi saya amunisi yang cukup untuk saya berperang di medan kehidupan ini. Perang melawan keburukan, dan keengganan untuk berlaku baik. Amin
My Lenovo
Senin malam, 7 Maret 2011, jam 11.
Seperti biasa hampir setiap malam, saya menatap layar Lenovo saya yg sudah butek.
Lenovo inilah yang menemani hari2 saya bekerja, menulis, facebookan, dan kerjaan2 online lainnya.
Lenovo ini saksi bisu apa yang saya kerjakan di dunia online.
Seringkali dia senang kalau saya menggunakannya untuk belajar atau menyelesaikan PR dari kantor. Tapi dia sering jengkel kalau saya malah chatting atau tenggelam dalam Facebook.
Lenovo ini juga sudah sering saya marahi. Saya otak-atik supaya kinerja nya cepat. Padahal mungkin dia lagi bete aja, karena tombol keyboardnya dicungkil2 Rakha, dan layar LCD nya kedap kedip bikin sakit mata.
Lenovo ini sudah pernah ketumpahan susu Rakha, ketumpahan nasi, air putih dan lain2nya yang sering kami santap sambil menggerayangi tubuhnya.
Lenovo ini sudah menemani saya ke berbagai tempat di Indonesia, bahkan ke pelosok desa di Sumatera Utara. Selama 8 hari di perjalanan, dia saya dekam di dalam ransel, yang diombang ambing di dalam panther, yang saya pakai untuk menjelajah kampung halaman saya itu. Sudah pernah mencapai lokasi 15 jam dari kota Medan, sudah pernah mencapai Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Sulawesi Selatan juga sudah pernah ia kunjungi. Ia sering protes karena lelah dengan perjalanan. Tapi ia malah sering saya caci maki saat wifi nya ngadat padahal saya darurat kirim laporan dari pulau non jawa itu.
Lenovo ini belum saya partisi, sampai detik ini. Padahal tiap hari saya was2 takut data di C itu hilang begitu saja saat dia sakit parah. Malam ini, proses partisi saya tunda karena gemas dengan file2 usang yang tak dipakai. Jadinya waktu saya habis hanya untuk singkirkan file2 itu.
Kenapa ya, malam ini saya malah menulis tentang Lenovo saya?
Entahlah, yg pasti saya ingin tetap melahirkan karya untuk saya pajang di blog ini.
Menarik atau tidak, saya tak terlalu peduli.
Lenovo ini sebenarnya baik sekali. Tapi saya jenuh lihat bodinya yg sudah usang, lihat tombolnya yang belepotan selotip, dengar suara kreket kretek saat saya buka layarnya. Bete dengan kinerjanya yg sering lemot yg entah kenapa. Padahal mungkin salah saya sendiri yang merawatnya dengan asal2an. Membawanya ke medan perang, tanpa melindunginya dengan baik. Saya simpan begitu saja dalam ransel, tanpa penyangga atau softcase sekalipun.
Lenovo ini mungkin bukti Kekerasan Terhadap Laptop Pribadi (KTLP), dan saya pelakunya. Ini bentuk kekurangajaran saya yang tidak bersyukur, yang menghujat sesuatu karena keburukannya, padahal sayalah pencipta keburukan itu. Saat dia sudah usang, kumal, lecek, dan butek, saya berhasrat sekali mengganti ia dengan yang lain. Padahal dulu di awal saya begitu menginginkannya.
Semoga saya ngga kena hukum karma.
Lenovo, Love Novi ya.
Seperti biasa hampir setiap malam, saya menatap layar Lenovo saya yg sudah butek.
Lenovo inilah yang menemani hari2 saya bekerja, menulis, facebookan, dan kerjaan2 online lainnya.
Lenovo ini saksi bisu apa yang saya kerjakan di dunia online.
Seringkali dia senang kalau saya menggunakannya untuk belajar atau menyelesaikan PR dari kantor. Tapi dia sering jengkel kalau saya malah chatting atau tenggelam dalam Facebook.
Lenovo ini juga sudah sering saya marahi. Saya otak-atik supaya kinerja nya cepat. Padahal mungkin dia lagi bete aja, karena tombol keyboardnya dicungkil2 Rakha, dan layar LCD nya kedap kedip bikin sakit mata.
Lenovo ini sudah pernah ketumpahan susu Rakha, ketumpahan nasi, air putih dan lain2nya yang sering kami santap sambil menggerayangi tubuhnya.
Lenovo ini sudah menemani saya ke berbagai tempat di Indonesia, bahkan ke pelosok desa di Sumatera Utara. Selama 8 hari di perjalanan, dia saya dekam di dalam ransel, yang diombang ambing di dalam panther, yang saya pakai untuk menjelajah kampung halaman saya itu. Sudah pernah mencapai lokasi 15 jam dari kota Medan, sudah pernah mencapai Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Sulawesi Selatan juga sudah pernah ia kunjungi. Ia sering protes karena lelah dengan perjalanan. Tapi ia malah sering saya caci maki saat wifi nya ngadat padahal saya darurat kirim laporan dari pulau non jawa itu.
Lenovo ini belum saya partisi, sampai detik ini. Padahal tiap hari saya was2 takut data di C itu hilang begitu saja saat dia sakit parah. Malam ini, proses partisi saya tunda karena gemas dengan file2 usang yang tak dipakai. Jadinya waktu saya habis hanya untuk singkirkan file2 itu.
Kenapa ya, malam ini saya malah menulis tentang Lenovo saya?
Entahlah, yg pasti saya ingin tetap melahirkan karya untuk saya pajang di blog ini.
Menarik atau tidak, saya tak terlalu peduli.
Lenovo ini sebenarnya baik sekali. Tapi saya jenuh lihat bodinya yg sudah usang, lihat tombolnya yang belepotan selotip, dengar suara kreket kretek saat saya buka layarnya. Bete dengan kinerjanya yg sering lemot yg entah kenapa. Padahal mungkin salah saya sendiri yang merawatnya dengan asal2an. Membawanya ke medan perang, tanpa melindunginya dengan baik. Saya simpan begitu saja dalam ransel, tanpa penyangga atau softcase sekalipun.
Lenovo ini mungkin bukti Kekerasan Terhadap Laptop Pribadi (KTLP), dan saya pelakunya. Ini bentuk kekurangajaran saya yang tidak bersyukur, yang menghujat sesuatu karena keburukannya, padahal sayalah pencipta keburukan itu. Saat dia sudah usang, kumal, lecek, dan butek, saya berhasrat sekali mengganti ia dengan yang lain. Padahal dulu di awal saya begitu menginginkannya.
Semoga saya ngga kena hukum karma.
Lenovo, Love Novi ya.
Sabtu, 05 Maret 2011
My SO Topics 1 - Biogas
Topik pilihan pertama saya untuk SO (Study Objective) saya
adalah Biogas.
Kenapa Biogas? Karena ini kerjaan saya selama ini selain kerjaan lainnya.
Tapi saya akui, saya belum mendalami ilmu ini sepenuhnya.
Masih odong-odong. Kalau gamau dibilang abal-abal.
Saya menduga, dengan studi di topik yg saya kerjaan
akan membantu sy lebih mudah mendalami dan aplikasi nantinya.
Dengan catatan, kerjaan itu masih ada.
Dengan catatan, adanya kerjaan itu masih membutuhkan saya.
Tugas saya untuk menemukan apakah si Biogas ini (atau yg lainnya) adalah Topik yang berjodoh dengan SO saya, saya harus melakukan :
1. Mengetahui status teknologi ini saat ini di dunia
2. Mengetahui status teknologi ini spesifik di Indonesia
3. Menemukan bagian mana yang bisa saya improve dengan ide orisinil saya
4. Menemukan "passion" saya untuk studi di bidang tsb (lha.. selama ini kerja, passionnya kemana buu???)
5. Menemukan sang Prof dan Kampus yang masih mengembangkan dan paling update ttg topik tsb.
Nah.. saya baru masuk tahap 1 (*tepok jidat)
Dan saya baru tahu kalau di Jepang, biogas sudah dikemas dalam tabung, dan berhasil.
Saya juga kagum dengan konsep menukar limbah dengan uang untuk masyarakat yg provide.
Ide bagus untuk mengganti subsidi BBM di Indonesia
atau sumbangan (apa tuh namanya lupa) yg dibagi tiap 3 bulan atau tiap bulan gitu, ke Rakyat Tidak+Kurang Mampu.
Here's the statement :
You can click http://www.japanfs.org/en/pages/026043.html for the full version.
Ok, lanjutkan ngump info u SO, SO, SO...
adalah Biogas.
Kenapa Biogas? Karena ini kerjaan saya selama ini selain kerjaan lainnya.
Tapi saya akui, saya belum mendalami ilmu ini sepenuhnya.
Masih odong-odong. Kalau gamau dibilang abal-abal.
Saya menduga, dengan studi di topik yg saya kerjaan
akan membantu sy lebih mudah mendalami dan aplikasi nantinya.
Dengan catatan, kerjaan itu masih ada.
Dengan catatan, adanya kerjaan itu masih membutuhkan saya.
Tugas saya untuk menemukan apakah si Biogas ini (atau yg lainnya) adalah Topik yang berjodoh dengan SO saya, saya harus melakukan :
1. Mengetahui status teknologi ini saat ini di dunia
2. Mengetahui status teknologi ini spesifik di Indonesia
3. Menemukan bagian mana yang bisa saya improve dengan ide orisinil saya
4. Menemukan "passion" saya untuk studi di bidang tsb (lha.. selama ini kerja, passionnya kemana buu???)
5. Menemukan sang Prof dan Kampus yang masih mengembangkan dan paling update ttg topik tsb.
Nah.. saya baru masuk tahap 1 (*tepok jidat)
Dan saya baru tahu kalau di Jepang, biogas sudah dikemas dalam tabung, dan berhasil.
Saya juga kagum dengan konsep menukar limbah dengan uang untuk masyarakat yg provide.
Ide bagus untuk mengganti subsidi BBM di Indonesia
atau sumbangan (apa tuh namanya lupa) yg dibagi tiap 3 bulan atau tiap bulan gitu, ke Rakyat Tidak+Kurang Mampu.
Here's the statement :
Households that provide their food waste receive a form of community money named "Namagomi Coupons" (in English, "Organic Waste Coupons"), which can be exchanged for local vegetables at a vegetable market held twice a year. Farmers who accept the coupons can later exchange them with the town's government for the equivalent amount of conventional money.
You can click http://www.japanfs.org/en/pages/026043.html for the full version.
Ok, lanjutkan ngump info u SO, SO, SO...
Creating my Study Objective
Pengennya mengawali dulu posting ini dengan kisah tentang
"Kenapa saya harus studi lanjut?"
Tapi kayaknya kelamaan.
Sebaiknya saya manfaatkan kegilaan saya menulis, untuk tujuan mulia yang satu ini.
Daripada habis waktu saya untuk nulis puisi yang sebenarnya curhatan
yang terpendam dalam, terkubur lama, tenggelam hanyut, tertiup angin,
karam di dasar laut, lalu terjebak di Segitiga Bermuda. halah..
PEER saya hari ini, yang membuat saya harus bangun dan terkoneksi
dengan GOOGLE adalah menciptakan STUDY OBJECTIVE saya,
sebagai syarat agar saya diterima seorang Profesor di negri lain selain Indonesia dan Malaysia, (kenapa dgn Malaysia ya?)
untuk menjadi mahasiswanya. Dan untuk dianggap layak mendapat beasiswa. Dan untuk
dapat ilmu di univ/kampus mereka.
Saya sadar SO ini bagian tersulit bagi saya. Selain kemampuan berbahasa asing.
Padahal 2 itu modal utama. Gimana sih? Payah kah?
Untuk mempertahankan saya agar konsisten menyusun SO,
saya akan posting perkembangannya disini.
OOoowww kalau gitu..
Ada banyak sekali yg harus saya posting
Karena saya butuh tools untuk tetap konsisten di banyak hal
Wow, seharusnya postingan saya akan banyakk sekaliii..
Yah semoga jadi penyemangat saya untuk menunjukkan progress saya pada dunia
Thanks to internet. Dari mulai FB, lalu Blog, jadi sarana orang
untuk lapor progress, dan semangat mewujudkan impian yg pernah ia tulis.
Seperti pada blog seseorang dan banyak orang yg membuktikan, wishlistnya, satu persatu
jadi kenyataan.
Thanks to them.
"Kenapa saya harus studi lanjut?"
Tapi kayaknya kelamaan.
Sebaiknya saya manfaatkan kegilaan saya menulis, untuk tujuan mulia yang satu ini.
Daripada habis waktu saya untuk nulis puisi yang sebenarnya curhatan
yang terpendam dalam, terkubur lama, tenggelam hanyut, tertiup angin,
karam di dasar laut, lalu terjebak di Segitiga Bermuda. halah..
PEER saya hari ini, yang membuat saya harus bangun dan terkoneksi
dengan GOOGLE adalah menciptakan STUDY OBJECTIVE saya,
sebagai syarat agar saya diterima seorang Profesor di negri lain selain Indonesia dan Malaysia, (kenapa dgn Malaysia ya?)
untuk menjadi mahasiswanya. Dan untuk dianggap layak mendapat beasiswa. Dan untuk
dapat ilmu di univ/kampus mereka.
Saya sadar SO ini bagian tersulit bagi saya. Selain kemampuan berbahasa asing.
Padahal 2 itu modal utama. Gimana sih? Payah kah?
Untuk mempertahankan saya agar konsisten menyusun SO,
saya akan posting perkembangannya disini.
OOoowww kalau gitu..
Ada banyak sekali yg harus saya posting
Karena saya butuh tools untuk tetap konsisten di banyak hal
Wow, seharusnya postingan saya akan banyakk sekaliii..
Yah semoga jadi penyemangat saya untuk menunjukkan progress saya pada dunia
Thanks to internet. Dari mulai FB, lalu Blog, jadi sarana orang
untuk lapor progress, dan semangat mewujudkan impian yg pernah ia tulis.
Seperti pada blog seseorang dan banyak orang yg membuktikan, wishlistnya, satu persatu
jadi kenyataan.
Thanks to them.
Who Are You Now, Actually?
Who are you know, actually?
Please introduce yourself.
Because I can't recognize you.
Even I feel may be I've seen that face before.
Please explain me something about you.
It feels that many years ago I've known you.
They called you, love.
But now I can't believe that you are.
Oh I hate to write about this.
I hate world know about this.
but I need you to know about this.
and you never heard me.
Even I talked right to your ear, you never heard me.
Please give me details of your identity.
So I can recognize you, and say hello
If one days I met you again.
If.
Please introduce yourself.
Because I can't recognize you.
Even I feel may be I've seen that face before.
Please explain me something about you.
It feels that many years ago I've known you.
They called you, love.
But now I can't believe that you are.
Oh I hate to write about this.
I hate world know about this.
but I need you to know about this.
and you never heard me.
Even I talked right to your ear, you never heard me.
Please give me details of your identity.
So I can recognize you, and say hello
If one days I met you again.
If.
My Life Nowadays
Saturday Night, March 5th, 2011
Membaca kembali tulisan2ku di blog ini
beberapa tahun yang lalu
Saya temukan tulisan kekacauan diri saya dalam menemukan jatidiri dan konsep hidup
Tulisan seperti itu tidak akan muncul lagi dari saya
Saya sudah menemukannya
Yang sedang saya lakukan sekarang adalah
menjalani semua hal dalam hidup saya sebaik2nya
supaya saya puas dan tidak menyesal
intinya hanya itu, ya hanya itu
penyesalan adalah hal yang saya benci
menyadari kesalahan itu beda dengan penyesalan
penyesalan bagi saya menyesakkan karena mengganggu pikiran
karena seringkali penyesalan itu adalah wujud nyata
dari keraguan saya mengambil keputusan sesuai hati saya
penyesalan bagi saya artinya saya tahu seharusnya saya bisa melakukannya dengan benar atau setidaknya lebih baik
tapi si penyesalan datang saat saya menepis hati saya dalam mengambil pilihan
menyesallah saya, saat saya sadar, saya kurang berani mengikuti hati saya
itulah penyesalan
semoga berhenti dia datang ke hidup saya
Amin
Membaca kembali tulisan2ku di blog ini
beberapa tahun yang lalu
Saya temukan tulisan kekacauan diri saya dalam menemukan jatidiri dan konsep hidup
Tulisan seperti itu tidak akan muncul lagi dari saya
Saya sudah menemukannya
Yang sedang saya lakukan sekarang adalah
menjalani semua hal dalam hidup saya sebaik2nya
supaya saya puas dan tidak menyesal
intinya hanya itu, ya hanya itu
penyesalan adalah hal yang saya benci
menyadari kesalahan itu beda dengan penyesalan
penyesalan bagi saya menyesakkan karena mengganggu pikiran
karena seringkali penyesalan itu adalah wujud nyata
dari keraguan saya mengambil keputusan sesuai hati saya
penyesalan bagi saya artinya saya tahu seharusnya saya bisa melakukannya dengan benar atau setidaknya lebih baik
tapi si penyesalan datang saat saya menepis hati saya dalam mengambil pilihan
menyesallah saya, saat saya sadar, saya kurang berani mengikuti hati saya
itulah penyesalan
semoga berhenti dia datang ke hidup saya
Amin
Posting Pertama 2011
OMG
Oh My God...
Posting terakhir saya di blog ini adalah th 2009.
Artinya selama 1 tahun 2010, tidak ada satu tulisan pun yang saya lahirkan
Artinya, saya tidak punya atau tidak sengaja sisihkan
waktu untuk saya melakukan hobi
Dan, Life without having time to do hobbies, is SUCKS !!
Saya akan akhiri hidup seperti itu mulai dari sekarang
Beberapa waktu lalu, saya juga sudah mulai sadar
dan melahirkan tulisan2 saya di FB saya.
Yah, apapun dimanapun, saya harus berikan diri saya
sebagian waktu untuk diri saya sendiri.
Terimakasih pada yang mengingatkan.
Oh My God...
Posting terakhir saya di blog ini adalah th 2009.
Artinya selama 1 tahun 2010, tidak ada satu tulisan pun yang saya lahirkan
Artinya, saya tidak punya atau tidak sengaja sisihkan
waktu untuk saya melakukan hobi
Dan, Life without having time to do hobbies, is SUCKS !!
Saya akan akhiri hidup seperti itu mulai dari sekarang
Beberapa waktu lalu, saya juga sudah mulai sadar
dan melahirkan tulisan2 saya di FB saya.
Yah, apapun dimanapun, saya harus berikan diri saya
sebagian waktu untuk diri saya sendiri.
Terimakasih pada yang mengingatkan.
Langganan:
Komentar (Atom)